Cara Mengatasi Hiperaktif Pada Anak

Cara Mengatasi Hiperaktif Pada Anak – Pernah mendengar istilah anak hiperaktif? Lalu apa yang ada di dalam pikiran Anda setelaah mendengar istilah ini? pasti yang terpikirkan adalah anak yang nakal, yang terlalu agresif dan susah untuk dinasihati. Pernahkah Anda mengetahui penyebab dari terjadinya masalah ini ? Baik, disini akan kami jelaskan mengenai anak hiperaktif yang sebenarnya. Kelainan yang terjadi pada anak hiperaktif adalah masalah yang terjadi disebabkan karena adanya gangguan Attemtion deficit hyperactive disorder (ADHD). ADHD ini biasanya secara umum ditandai dengan perilaku yang agresif dan terlalu aktif, tidak bisa diam, impulsive, tempertantrum, dan sulit berkonsentrasu, serta selalu mencari perhatian pada orang lain.

Lalu tahukah Anda mengapa anak menjadi hiperaktif? Penyebab anak menjadi hiperaktif adalah salah satunya disebabkan saat sang ibu sedang hamil, biasanya mereka mengalami masalah alergi, dan masalah penyakit asma yang merupakan salah satu penyebab dari gangguan hiperaktif ini terjadi.

Kebanyakan orang tua tidak menyadari bahwa anak mereka menderita hiperaktif jika tidak melakukan pemeriksaan langsung pada dokter. Mungkin yang terlihat dengan kasat mata mereka adalah anak mereka nakal dan terlalu aktif. Jika keaktifannya ini membawa hal yang baik itu tidak akan menjadi masalah, namun jika aktifnya anak malah membawa masalah sebaiknya lakukan konsultasi ke dokter dan meminta anjuran yang tepat.

Cara Mengatasi Hiperaktif Pada Anak

Cara Mengatasi Hiperaktif Pada Anak

Biasanya pada anak hiperaktif akan terdeteksi di saat usia mereka memasuki usia 4 tahun. Mereka yang menderita masalah hiperaktif, kebanyakan mereka cenderng tidak bisa menyelesaikan pekerjaan mereka dengan benar-benar seleai. Biasanya pandangan mereka cepat sekali teralih dari satu hal ke hal yang lainnya. Selain itu perkembangan motorik dan juga bahasan mereka mengalami kelambatan. Mereka biasanya juga akan lebih cepat terangssang, dan perhatian mereka yang mudah sekali teralihkan, lebih cepat marah, dan kurang bisa untuk mengontrol diri mereka. Selain itu, suasana hati mereka juga terbilang labil, sebenar gembira, sedih, marah.

Gejala yang di tunjukkan pada anak hiperaktif dalam hal gerakan adalah mereka biasanya tidak bisa mengontrol gerakan. Anak hiperaktif tifak bisa duduk tenang, kebanyakan mereka biasanya menggoyang-goyangkan kaki atau badan dan juga merosot jatuh dari tempat mereka duduk. Mereka seperti tidak mengenal lelah, dan energinya malah semakin kuat. Jika mereka lelah biasanya mereka hanya akan minum dan kemudian melakukan aktivitasnya lagi.

Daya konsentrasi anak hiperaktif biasanya rendah dan mereka seakan-akan tidak ingin mendengarkan apa yang orangtua mereka bicarakan. Mulut mereka selalu berbicara dan berkicau dan tidak mau diam. Matanya juga tidak ingin bertatapan langsung dan memperhatikan lawan bicara mereka.

Anda jangan memvonis dengan secara sepihak jika anak Anda mengalami gejala diatas dan megatakan bahwa anak Anda menderita masalah hiperaktif. Lakukan pengamatan pada perlembangan mereka dan juga lakukan perbandingan dengan anak-anak lainnya yang seusianya. Jangan pernah membanding-bandingkan mereka langsung di depan anak-anak yang lainnya karena hal ini malah akan memperburuk keadaan.

Kemudian jika selama 6 bulan anak Anda mengalami gejala-gejala diatas dan tidak ada perkembangan lainnya, maka sebaiknya anda harus melakukan konsultasi ke dokter atau juga psikolog anak untuk mencegah terjadinya masalah berlanjut di masa dewasa mereka nanti yang malah akan membuat mereka menjadi orang yang tergolong antisosial.

Jika Anda melakukan pemeriksaan ke dokter, maka biasanya untuk menegakkan diagnosis, diperlukan suatu kombinasi dari keterangan tentang riwayat penyakit, kemudian pemeriksaan medis, dan juga observasi pada perilaku anak.

Seorang anak dikatakan mengalami masalah hiperaktif dengan tingkat kehati-hatian yang tinggi dalam menentukannya. Biasanya masalah ADHD ini banyak dialami oleh anak laki-laki dibandingkan anak perempuan. Lalu, apa cara mengatasi hiperaktif pada anak? Cara mengatasi hiperaktif pada anak bisa dilakukan dengan berkonsultasi terlebih dahulu kepada psikolog atau seorang psikiater. Terapi psikologis yang dilakukan pada anak-anak yang mengalami masalah hiperaktif ini perlu dilakukan secara hati-hati. Terapi ini biasanya dilakukan dengan sistem token atai sistem hadiah atau reward. Hal ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kemampuan mereka untuk memusatkan perhatian dan perilaku yang bekerja sama.

Cara mengatasi hiperaktif pada anak yang kedua dilakukan dengan terapi obat. Obat diberikan, dan anak hanya perlu minum obat setiap hari supaya mereka menjadi lebih tenang dan lebih mudah untuk dikontrol. Namun terapi obat ini hanya diberikan sebagai pilihan terakhir jika terapi psikologis, atau terapu osteopati, nutrisi, homeopati, akupuntur, dan hal lainnya tidak membantu.

Cara mengatasi hipeeraktif pada anak bisa dilakukan dengan cara dibawah ini :

  1. Orangtua perlu memberikan dan menambah pengetahuan yang lebih tentang gangguan hiperaktivitas.
  2. Mengenali lebih banyak tentang kelebihan dan bakat anak
  3. Membantu anak melakukan sosialisasi.
  4. Berikan anak ruang gerak yang cukup untuk melakukan aktivitas dalam menyalurkan kelebihan energinya.
  5. Menerima keterbatasan anak.

 Cara Mengatasi Hiperaktif Pada Anak

 

Posted in mengatasi anak hiperaktif | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Terapi Anak Hiperaktif

Terapi anak hiperaktif pada bagian psikologis dilakukan secara berhati-hati dalam mengatasi masalah hiperaktif pada anak. Terapi ini dilakukan untuk merubah perilaku anak. Mengatasi anak hiperaktif dengan terapi ini juga dilakukan dengan system token atau system hadiah (reward) dengan tujuan meningkatkan kemampuan seorang anak dalam memusatkan perhatian dan juga perilaku bekerja sama atau kooperatif. Terapi anak hiperaktif ini memerlukan waktu yang lama dan membutuhkan suatu perencanaan, kesabaran dan ketelatenan sebelum membuahkan suatu hasil. Bila terapi psikologis ini gagal membuahkan suatu hasil, barulah kita bisa mempertimbangkan penggunaan terapi obat. Terapi obat lebih mudah dijalankan. Anak bisa hanya dengan mengonsumsi atau minum obat setiap hari supaya ia akan menjadi lebih tenang dan juga bisa lebih terkontrol. Walaupun cepat membuahkan suatu hasil, terapi obat juga mempunyai beberapa kelemahan.

Kelemahan terapi obat pada terapi anak hiperaktif adalah karena tidak semua anak dengan masalah hiperaktif ini yang diberi obat akan menjadi lebih tenang. Walaupun ada yang menjadi lebih tenang, namun tetap tidak membantu mereka menjadi bisa lebih bekerja sama atau kooperatif dan juga lebih dapat memusatkan perhatian mereka. Terapi obat untuk mengatasi anak hiperaktif dengan upaya ini tidak meningkatkan prestasi belajar seorang anajk. Ada akibat efek samping yang negative, seperti mengantuk, nafsu makan anak yang menjadi berkurang, sulit tidur atau sleep apnea, nyeri perut, sakit kepala, perasaan tidak nyaman, cemas, stress, tekanan darah tinggi, dan tertundanya pertumbuhan fisik. JIka dikonsumsi secara berkepenjangan maka akan menyebabkan ketergantungan atau ketagihan obat.

Terapi Anak Hiperaktif

Terapi Anak Hiperaktif

Beberapa kelemahan terapi anak hiperaktif dengan menggunakan terapi obat ini, banyak para ahli menyarankan untuk mengutakan terapi psikologis atau terapi alternative-alternative lainnya seperti osteopati, nutrisi, homeopati, akupuntur, atau juga obat-obatan herbal. Terapi obat adalah usaha terakhir apabila usaha  yang sebelumnya dilakukan gagal atau tidak menemui titik terang. Ada beberapa tips yang baik yang bisa dilakukan orangtua yang memiliki anak menderita hiperaktif sebagai cara untuk mengatasi anak hiperaktif diantaranya adalah :

  1. Memahami
    Jika kita sudah mengetahui anak mengalami hiperaktif, terimalah ia ada adanya. Oerlakukan dengan baik, penuh kehangatan dan juga kesabaran. Pahamilah perilakunya agar anak merasakan bahwa orangtua mengerti apa yang diingininya, rasa kecewanya, dan frustasinya sehingga memungkinkan ia tumbuh seperti anak normal.
  2. Tetapkan suatu aturan dan norma yang tegas
    Apabila anak tidak dapat diam atau lebih tenang, ajaklah ia bicara dengan kelembutan. Ingatkan anak dengan aturan dan norma yang ada secara tegas.
  3. Mengenali minat dan bakat anak
    Mengenai bakat atau minat anak maka kita akan lebih member ruang bagi kegiatan yang disenangi anak sekaligus bisa menyalurkan kelebihan energinya.
  4. Mengembangkan komunikasi yang positif
    Ajaklah ia berkomunikasi dengan baik agar dapat bersosialisasi dalam masyarakat serta dalam ajaran agama.

Mengatasi anak hiperaktif biasanya orangtua akan membawa anak mereka kepada psikolog anak untuk membantu anak dalam mengontrol sikap atau hiperaktif mereka. Jika bimbingan ini tidak berhasil, maka bisa dilakukan dengan mengnsumsi obat sesuai dengan resep dokter untuk membantu keadaan hiperaktifnya supaya berkurang. Untuk orangtua sebaiknya mereka mulai untuk meluangkan waktu yang lebih banyak untuk anak mereka agar anak mendapatkan kegiatan fisik dan juga cara yang lebih tenang. Selain itu, hal ini juga bisa membantu untuk melatih konsentrasi mereka, karena biasanya pada anak yang menderita masalah hiperaktif mereka sulit untuk memfokuskan konsentrasi mereka. Caranya adalah memberikan mereka permainan yang menyenangkan dan melatih otak seperti puzzle dan membimbing mereka sampai selesai serta membantu mereka membimbing untuk mewarnai gambar.

Selain itu ada cara yang lain yang bisa membantu mengatasi anak hiperaktif dalam hal memfokuskan perhatian dan konsentrasi mereka dengan memberikan mereka beberapa jenis permainan dan kemudian meminta anak Anda untuk mengingatnya lagi. Mintalah anak untuk menutup mata mereka dan kemudian mengambil satu mainan dan setelah itu mainan tersebut disembunyikan dari anak. Kemudian persilahkan anak untuk membuka mata mereka dan mengatakan mainan apa yang sedang Anda sembunyikan.

Selain itu cara yang baik yang dilakukan untuk membantu mengatasi anak hiperaktif dengan mengatur pola makan mereka. Hindari makanan yang mengandung gula dan juga karbohidrat yang mengandung kadar yang tinggi misalnya seperti nasi putih atau juga jenis makanan yang dalam bentuk olahan tepung agar tidak berlebih. Selain itu, hindari juga penyedap rasa dan juga makanan seperti pemanis dan pewarna buatan. Asupan yang sesuai untuk anak hiperaktif adalah makanan yang mengandung kalsium dan juga makanan yang mengandung magnesium sepertyi sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian dan buah-buahan. Dan selin itu juga karena gerakan dari anak hiperaktif yang sangat agresif dan sangat aktif, maka metabolisme tubuh harus lebih relatif epat dan ia membutuhkan makanan yang lebih sering dibandingkan oleh anak-anak yang lainnya.

 Terapi Anak Hiperaktif

Posted in mengatasi anak hiperaktif | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Cara Mengatasi Anak Yang Hiperaktif

Cara Mengatasi Anak Yang Hiperaktif – Anak-anak yang mengalami gangguan pemusatan perharian (konsetrasi) dan keguatan berlebihan (hiperaktif) ini dalam dunia psikologis biasa disebut dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) atauu yang biasa dikenal dengan anak hiperaktif. Kejadian gangguan anak hiperaktif ini lebih banyak ditemukan pada anak laki-laki ketimbang anak perempuan. Dan sampai saat ini belum dapat dijelaskan oleh para ahli mengapa hal in bisa terjadi.

Cara Mengatasi Anak Yang Hiperaktif

Cara Mengatasi Anak Yang Hiperaktif

Biasanya anak yang mengalami masalah hiperaktivitas ini adalah anak yang berusia 4 sampai 14 tahun. ADHD yang dialami pada usia anak-anak juga bisa terbawa sampai usia dewasa, dan bahkan juga bisa sampai tua. Ada dua macam penyebab dari masalah hiperaktif pada anak yaitu faktor biologis dan juga faktor nonbiologis (lingkungan). Faktor biologisnya terjadi karena adanya kerusakan kecil yang terjadi diotak yang bisa membuat anak sulit memusatkan pikiran dan perhatian dan juga mengontrol aktivitas fisiknya. Cara mengatasi anak yang hiperaktif ini agak sulit karena secara fisik keruskana kecil pada orak ini tidak tampak pada diri si anak karena ia tidak pernah merasakan sakit.

Faktor nonbiologis lebih disebabkan juga pada pola asuh dan juga asupan makanan serta minuman yang biasa dikonsumsi anak sehari-haru. Ada yang membuktikan bahwa anak yang hiperaktif disebabkan pola atau kebiasaan tidur yang kurang baik dan masalah gangguan tidur. Selain itu, anak hiperaktif sering dihubungkan dengan makanan atau juga minuman yang banyak mengandung gula dan juga bahan yang mengandung kimia sebagai pewarna dan pengawetnya. Cara mengatasi anak yang hiperaktif ini adalah hendaknya kita bersikap hati-hati menghadapi anak yang aktivitas motoriknya berlebihan. Ada baiknya kita jangan dulu mengambil suatu kesimpulan bahwa anak tersebut mengalami gangguan hiperaktif hanya dengan meluhat perilaku anak yang susah tidur atau terlalu agresif.

Karena pada dasarnya anak yang sedang tumbuh perilakunya sering juga berlebihan dalam melakukan suatu aktivitas. Seringnya kita terlalu cepat mengambil kesimpulan bahwa anak tersebut mengalami hiperaktif, padahal sebenarnya kita hanya kurang toleran terhadap perilaku mereka saja. Apabila hal ini ditunjukkan pada si anak, kita perlu melakukan konsultasu dengan psikolog atau psikiater yang ahli dalam bidang ini. Bila psikolog atau psikiaternya telah mendiagnosa anak tersebut mengalami gangguan hiperaktif baru kita pertimbangkan terapi cara mengatasi anak yang hiperaktif apa yang perlu dilakukan. Ada dua macam terapi  pada amak yang mengalami masalah ADHD ini, yaitu terapi psikologis dan juga terapi obat.

Hendaknya usaha untuk mengatasi anak hiperaktif dilakukan sejauh mungkin menggunakan terapi psikologis yang melibatkan psikolog, anak dan orangtuanya. Dalam terapi ini psikolog akan mengajak orangtua melihat sejauh mana ketidaktoleran dan tidakmampunya orangtua dalam menghadapi anak yang mengalami masalah hiperaktif ini. Kemudian orangtua tersebut akan dibantu dan diajak untuk mengubah cara pandang mereka dengan cara memperlakukan anak dengan menerima mereka sesuai dengan keadaannya.

Mengatasi anak hiperaktif dilakukan dengan cara yang tepat maka akan bisa membantu menyembuhkan mereka dari masalah hiperaktif. Beberapa cara mengatasi anak yang hiperaktif adalah :

  1. Melatih kedisiplinan anak
    Mengajarkan sifat disiplin pada anak yang hiperaktif agar mereka bisa mengatur diri mereka dengan cara yang baik
  2. Jangan menghukum
    Jangan menghukum mereka dengan cara yang keras jia mereka melakukan kesalahan. Karena hal ini malah akan membuat keadaan anak menjadi lebih parah
  3. Menghindari predikat anak nakal pada anak Anda
    Karena biasanya anak yang hiperaktif adalah anak yang cenderung aktif dan juga sering melakukan kesalahan bukan berarti Anda harus mempredikatkan mereka sebagai anak yang nakal. Jangan pernah memberikan predikat kepada mereka bahwa mereka adalah anak yang nakal, anak yang malas, bodoh dan lain sebagainya. Karena biasanya hal ini malah akan membuat anak akan memperlakukan dirinya sebagai apa yang di cap tersebut.
  4. Mulailah untuk memahami kebiasaan anak
    Pada setiap terapi biasanya mempunyai keefektifan yang berbeda-beda. Anda harus menentukan sendiri terapi apa yang cocok untuk anak Anda.
  5. Melakukan pengulangan pembelajaran
    Mengatasi anak hiperaktif dengan cara mengajari anak sampai mereka bosan dan dilakukan dengan terus menerus dan berulang kali dengan cepat agar bisa mereka pelajari dan ingat lagi.
  6. Memberikan pujian
    Mengatasi anak hiperaktif Jangan pernah mengatakan di depan orang-orang bahwa anak Anda merupakan anak yang nakal, terlebih jika anak kita sedang berada bersama kita.
  7. Memilihkan jenis makanan yang sesuai dengan kebutuhan anak
    Kebutuhan anak hiperaktif dalam hal makanan tidak ada bedanya dengan anak yang normal, namun harus Anda ketahui bahwa makanan yang mengandung kalori berlebih seperti makanan gula dan karbohidrat bisa membuat mereka menjadi lebih aktif lagi. Sebaiknya Mengatasi anak hiperaktif hindari jenis makanan yang mengandung karbihidrat tinggi, karena semakin tinggi kadar kalori di dalam tubuh mereka akan semakin aktif juga mereka dalam melakukan kegiatan fisiknya.

 Cara Mengatasi Anak Yang Hiperaktif

Posted in mengatasi anak hiperaktif | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Gangguan hiperaktif pada anak atau yang biasa dikenal dengan istilah ADHD (ATTention Deficit/Hyperactivity Disorder) dalam dunia medis ini adalah suatu gangguan yang membuat anak sulit untuk memusatkan perhatian anak secara tepat yang sesuai dengan tahap perkembangan anak. Anak disebut hiperaktif,l ada tiga gejala utama yang nampak dalam suatu perilaku anak yaitu inatensi, hiperaktif san impulsive. Gejala ini bisa didiagnosis pada anak saat usia 1-2 tahun. Syarat dan juga kepastian adanya gangguan hiperaktif pada anak ini adalah gejalanya yang menetap selama minimal 6 bulan, dan terjadi juga sebelum anak berusia tujuh tahun dan terjadi di dua lingkungan yang berbeda. Cara mengatasi anak hiperaktif dapat dilakukan dengan terapi anak hiperaktif.

Jika si kecil mempunyai banyak gejala yang menunjukkan anak ini mengalami hiperaktif, coba carilah cara untuk menghadapi masalah tersebut. Perlakukan anak yang mengalami gangguan hiperaktif ini secara tegas, tetapi tidak kasar. Hukuman yang dilakukan secara terus menerus ini akan membuat hiperaktivitas anak menjadi bertambah parah. Anak juga memerlukan aktivitas yang rutin yang tidak berubah-ubah dan juga kasih sayang yang diberikan bagi anak yang tidak mengalami hiperaktif walaupun mungkin sebagian orang tua merasa tdak menyayanginya karena rumah selalu dibuat berantakan oleh anak. Yang dapat dilakukan dalam cara mengatasi anak hiperaktif adalah dengan membuat rumah senyaman mungkin bagi si penderita hiperaktif. Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Jika orangtua tidak tahan terhadap tingkah laku dan perilaku hiperaktif anak, konsultasilah pada petugas kesehatan atau dokter. Jika anak didiagnosa menderita gangguan anak hiperaktif, cobalah berikat terapi cara mengatasi anak hiperaktif. Termasuk terapi yang memodifikasi tingkah lakunya, obat seperti Ritalin, atau juga dapat melalui makanan. Dapatkan bantuan dari kelompok penderita Hiperaktif yang mungkin ada dikota lain. Apakah ada makanan tertentu yang bisa menjadi pemicu terjadinya gangguan anak yang mengalami hiperaktif pada anak ini belum ada pembuktian. Namun tidak ada salahnya juga menghentikan pemberian makanan dan minuman yang diolah mengandung zat pewarna atau juga bahan pengawet. Terutama jika makanan atauu minuman tersebut dicurigai mempengaruhi tingkah lakunya. Coba hentikan pemberian makanan seperti tomat atau gula yang berlebihan.

Meski Anda sendiri juga tidak terlalu memahami apa yang disebut dengan disiplin, Anda juga dapat membantu anak dengan energy besar tersebut mengenai hal itu. Mulailah dengan mengikuti kumpulan orangtua tunggal di lingkungan Anda. Jika Anda tak dapat melakukannya, Anda bisa menanyakan kepada kepala sekolah diwilayah Anda. Cobalah menghubungi para orangtua yang tertarik juga untuk bergabung dalam perkumpulan tersebut. Ini akan sangat membantu dan member dukungan bagi Anda.

Cara mengatasi anak hiperaktif jika Anda mempunyai anak hiperaktif dan menunjukkan gejala-gejala ank hiperaktif maka carilah cara yang tepat untuk membantu menghadapi masalah tersebut. Perlakukan anak dengan cara yang baik, dengan tegas, namun bukan dengan kekasaran. Jangan pernah memberikan hukuman dengan cara yang terus menerus karena ini malah akan membuat keadaan hiperaktifnya enjadi lebih parah. Kemudian dalam hal pengaturan kegiatan fisik mereka sehari-hari harus diatur dan jangan berubah-ubah. Selain itu berikanlah kasih sayang yang banyak kepada mereka walaupun mungkin kita sebagai orangtua merasa kesal dengan tingkahnya yang selalu membuat rumah menjadi berantakan.

Untuk anak yang hiperaktif sebaiknya aturlah dan buatlah suasana rumah menjadi senyaman mungkin. Jika Anda tidak kuat dengan tingkah laku anak, maka ingatlah jangan pernah memberikan hukuman yang keras. Cobalah untuk lakukan konsultasi ke dokter atua psikolog anak untuk membantu memberikan bimbingan kepada anak Anda dan untuk menentukan terapi apa yang cocok untuk mengatasi anak hiperaktif ini. Biasanya terapi yang diberikan merupakan terapi modifikasi pada tingkah laku, dan pemberian obat-obatan seperti Ritalin atau juga melalui pengaturan pola makan.

Dalam hal pemilihan jenis makanan, sebaiknya Anda mulai menghindari jenis makanan yang mengandung zat pengawet dan zat pewarna. Selain itu, hindari juga jenis makanan yang mengandung kalori yang tinggi dan juga makanan yang mengandung karbohidrat tinggi. Jangan berikan makanan yang mengandung gula dengan berlebihan karena hal ini malah akan meningkatkan dan membuat energi mereka menjadi semakin kuat dan anak malah akan menjadi lebih aktif.

Salah satu penyebab dari terjadinya hiperaktif adalah masalah alergi. Jika anak alergi dengan susu sapi, maka Anda bisa menggantinya dengan susu kedelai. Cara mengatasi anak hiperaktif harus sudah mulai dilakukan sejak dini untuk mencegah terjadinya masalah yang lebih serius di usia dewasa mereka nanti. Biasanya jika anak tidak dibimbing dengan baik akan menyebabkan mereka menjadi anak yang antisosial yang sering mengganggu orang lain dan lebih cepat marah, sering melemparkan sesuatuu dan juga tidak  bisa berlaku tenang misalnya hanya untuk duduk tenang saja mereka tidak akan bisa.

 Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Posted in mengatasi anak hiperaktif | Tagged , , , , | Leave a comment