Cara Mengatasi Hiperaktif Pada Anak

Pernah mendengar istilah anak hiperaktif? Lalu apa yang ada di dalam pikiran Anda setelaah mendengar istilah ini? pasti yang terpikirkan adalah anak yang nakal, yang terlalu agresif dan susah untuk dinasihati. Pernahkah Anda mengetahui penyebab dari terjadinya masalah ini ? Baik, disini akan kami jelaskan mengenai anak hiperaktif yang sebenarnya. Kelainan yang terjadi pada anak hiperaktif adalah masalah yang terjadi disebabkan karena adanya gangguan Attemtion deficit hyperactive disorder (ADHD). ADHD ini biasanya secara umum ditandai dengan perilaku yang agresif dan terlalu aktif, tidak bisa diam, impulsive, tempertantrum, dan sulit berkonsentrasu, serta selalu mencari perhatian pada orang lain.

Lalu tahukah Anda mengapa anak menjadi hiperaktif? Penyebab anak menjadi hiperaktif adalah salah satunya disebabkan saat sang ibu sedang hamil, biasanya mereka mengalami masalah alergi, dan masalah penyakit asma yang merupakan salah satu penyebab dari gangguan hiperaktif ini terjadi.

Seorang anak dikatakan mengalami masalah hiperaktif dengan tingkat kehati-hatian yang tinggi dalam menentukannya. Biasanya masalah ADHD ini banyak dialami oleh anak laki-laki dibandingkan anak perempuan. Lalu, apa cara mengatasi hiperaktif pada anak? Cara mengatasi hiperaktif pada anak bisa dilakukan dengan berkonsultasi terlebih dahulu kepada psikolog atau seorang psikiater. Terapi psikologis yang dilakukan pada anak-anak yang mengalami masalah hiperaktif ini perlu dilakukan secara hati-hati. Terapi ini biasanya dilakukan dengan sistem token atai sistem hadiah atau reward. Hal ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kemampuan mereka untuk memusatkan perhatian dan perilaku yang bekerja sama.

Cara mengatasi hiperaktif pada anak yang kedua dilakukan dengan terapi obat. Obat diberikan, dan anak hanya perlu minum obat setiap hari supaya mereka menjadi lebih tenang dan lebih mudah untuk dikontrol. Namun terapi obat ini hanya diberikan sebagai pilihan terakhir jika terapi psikologis, atau terapu osteopati, nutrisi, homeopati, akupuntur, dan hal lainnya tidak membantu.

Cara mengatasi hipeeraktif pada anak bisa dilakukan dengan cara dibawah ini :

  1. Orangtua perlu memberikan dan menambah pengetahuan yang lebih tentang gangguan hiperaktivitas.
  2. Mengenali lebih banyak tentang kelebihan dan bakat anak
  3. Membantu anak melakukan sosialisasi.
  4. Berikan anak ruang gerak yang cukup untuk melakukan aktivitas dalam menyalurkan kelebihan energinya.
  5. Menerima keterbatasan anak.
Posted in mengatasi anak hiperaktif | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Terapi Anak Hiperaktif

Terapi anak hiperaktif pada bagian psikologis dilakukan secara berhati-hati dalam mengatasi masalah hiperaktif pada anak. Terapi ini dilakukan untuk merubah perilaku anak. Terapi ini juga dilakukan dengan system token atau system hadiah (reward) dengan tujuan meningkatkan kemampuan seorang anak dalam memusatkan perhatian dan juga perilaku bekerja sama atau kooperatif. Terapi anak hiperaktif ini memerlukan waktu yang lama dan membutuhkan suatu perencanaan, kesabaran dan ketelatenan sebelum membuahkan suatu hasil. Bila terapi psikologis ini gagal membuahkan suatu hasil, barulah kita bisa mempertimbangkan penggunaan terapi obat. Terapi obat lebih mudah dijalankan. Anak bisa hanya dengan mengonsumsi atau minum obat setiap hari supaya ia akan menjadi lebih tenang dan juga bisa lebih terkontrol. Walaupun cepat membuahkan suatu hasil, terapi obat juga mempunyai beberapa kelemahan.

Kelemahan terapi obat pada terapi anak hiperaktif adalah karena tidak semua anak dengan masalah hiperaktif ini yang diberi obat akan menjadi lebih tenang. Walaupun ada yang menjadi lebih tenang, namun tetap tidak membantu mereka menjadi bisa lebih bekerja sama atau kooperatif dan juga lebih dapat memusatkan perhatian mereka. Terapi obat ini tidak meningkattkan prestasi belajar seorang anajk. Ada akibat efek samping yang negative, seperti mengantuk, nafsu makan anak yang menjadi berkurang, sulit tidur atau sleep apnea, nyeri perut, sakit kepala, perasaan tidak nyaman, cemas, stress, tekanan darah tinggi, dan tertundanya pertumbuhan fisik. JIka dikonsumsi secara berkepenjangan maka akan menyebabkan ketergantungan atau ketagihan obat.

Beberapa kelemahan terapi anak hiperaktif dengan menggunakan terapi obat ini, banyak para ahli menyarankan untuk mengutakan terapi psikologis atau terapi alternative-alternative lainnya seperti osteopati, nutrisi, homeopati, akupuntur, atau juga obat-obatan herbal. Terapi obat adalah usaha terakhir apabila usaha  yang sebelumnya dilakukan gagal atau tidak menemui titik terang. Ada beberapa tips yang baik yang bisa dilakukan orangtua yang memiliki anak menderita hiperaktif ini diantaranya adalah :

  1. Memahami
    Jika kita sudah mengetahui anak mengalami hiperaktif, terimalah ia ada adanya. Oerlakukan dengan baik, penuh kehangatan dan juga kesabaran. Pahamilah perilakunya agar anak merasakan bahwa orangtua mengerti apa yang diingininya, rasa kecewanya, dan frustasinya sehingga memungkinkan ia tumbuh seperti anak normal.
  2. Tetapkan suatu aturan dan norma yang tegas
    Apabila anak tidak dapat diam atau lebih tenang, ajaklah ia bicara dengan kelembutan. Ingatkan anak dengan aturan dan norma yang ada secara tegas.
  3. Mengenali minat dan bakat anak
    Mengenai bakat atau minat anak maka kita akan lebih member ruang bagi kegiatan yang disenangi anak sekaligus bisa menyalurkan kelebihan energinya.
  4. Mengembangkan komunikasi yang positif
    Ajaklah ia berkomunikasi dengan baik agar dapat bersosialisasi dalam masyarakat serta dalam ajaran agama.
Posted in mengatasi anak hiperaktif | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Cara Mengatasi Anak Yang Hiperaktif

Anak-anak yang mengalami gangguan pemusatan perharian (konsetrasi) dan keguatan berlebihan (hiperaktif) ini dalam dunia psikologis biasa disebut dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) atauu yang biasa dikenal dengan anak hiperaktif. Kejadian gangguan anak hiperaktif ini lebih banyak ditemukan pada anak laki-laki ketimbang anak perempuan. Dan sampai saat ini belum dapat dijelaskan oleh para ahli mengapa hal in bisa terjadi. Biasanya anak yang mengalami masalah hiperaktivitas ini adalah anak yang berusia 4 sampai 14 tahun. ADHD yang dialami pada usia anak-anak juga bisa terbawa sampai usia dewasa, dan bahkan juga bisa sampai tua. Ada dua macam penyebab dari masalah hiperaktif pada anak yaitu faktor biologis dan juga faktor nonbiologis (lingkungan). Faktor biologisnya terjadi karena adanya kerusakan kecil yang terjadi diotak yang bisa membuat anak sulit memusatkan pikiran dan perhatian dan juga mengontrol aktivitas fisiknya. Cara mengatasi anak yang hiperaktif ini agak sulit karena secara fisik keruskana kecil pada orak ini tidak tampak pada diri si anak karena ia tidak pernah merasakan sakit.

Faktor nonbiologis lebih disebabkan juga pada pola asuh dan juga asupan makanan serta minuman yang biasa dikonsumsi anak sehari-haru. Ada yang membuktikan bahwa anak yang hiperaktif disebabkan pola atau kebiasaan tidur yang kurang baik dan masalah gangguan tidur. Selain itu, anak hiperaktif sering dihubungkan dengan makanan atau juga minuman yang banyak mengandung gula dan juga bahan yang mengandung kimia sebagai pewarna dan pengawetnya. Cara mengatasi anak yang hiperaktif ini adalah hendaknya kita bersikap hati-hati menghadapi anak yang aktivitas motoriknya berlebihan. Ada baiknya kita jangan dulu mengambil suatu kesimpulan bahwa anak tersebut mengalami gangguan hiperaktif hanya dengan meluhat perilaku anak yang susah tidur atau terlalu agresif.

Karena pada dasarnya anak yang sedang tumbuh perilakunya sering juga berlebihan dalam melakukan suatu aktivitas. Seringnya kita terlalu cepat mengambil kesimpulan bahwa anak tersebut mengalami hiperaktif, padahal sebenarnya kita hanya kurang toleran terhadap perilaku mereka saja. Apabila hal ini ditunjukkan pada si anak, kita perlu melakukan konsultasu dengan psikolog atau psikiater yang ahli dalam bidang ini. Bila psikolog atau psikiaternya telah mendiagnosa anak tersebut mengalami gangguan hiperaktif baru kita pertimbangkan terapi cara mengatasi anak yang hiperaktif apa yang perlu dilakukan. Ada dua macam terapi pada amak yang mengalami masalah ADHD ini, yaitu terapi psikologis dan juga terapi obat.

Hendaknya berusahalah sejauh mungkin menggunakan terapi psikologis yang melibatkan psikolog, anak dan orangtuanya. Dalam terapi ini psikolog akan mengajak orangtua melihatv sejauh mana ketidaktoleran dan tidakmampunya orangtua dalam menghadapi anak yang mengalami masalah hiperaktif ini. Kemudian orangtua tersebut akan dibantu dan diajak untuk mengubah cara pandang mereka dengan cara memperlakukan anak dengan menerima mereka sesuai dengan keadaannya.

Posted in mengatasi anak hiperaktif | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Gangguan hiperaktif pada anak atau yang biasa dikenal dengan istilah ADHD (ATTention Deficit/Hyperactivity Disorder) dalam dunia medis ini adalah suatu gangguan yang membuat anak sulit untuk memusatkan perhatian anak secara tepat yang sesuai dengan tahap perkembangan anak. Anak disebut hiperaktif,l ada tiga gejala utama yang nampak dalam suatu perilaku anak yaitu inatensi, hiperaktif san impulsive. Gejala ini bisa didiagnosis pada anak saat usia 1-2 tahun. Syarat dan juga kepastian adanya gangguan hiperaktif pada anak ini adalah gejalanya yang menetap selama minimal 6 bulan, dan terjadi juga sebelum anak berusia tujuh tahun dan terjadi di dua lingkungan yang berbeda. Cara mengatasi anak hiperaktif dapat dilakukan dengan terapi anak hiperaktif.

Jika si kecil mempunyai banyak gejala yang menunjukkan anak ini mengalami hiperaktif, coba carilah cara untuk menghadapi masalah tersebut. Perlakukan anak yang mengalami gangguan hiperaktif ini secara tegas, tetapi tidak kasar. Hukuman yang dilakukan secara terus menerus ini akan membuat hiperaktivitas anak menjadi bertambah parah. Anak juga memerlukan aktivitas yang rutin yang tidak berubah-ubah dan juga kasih sayang yang diberikan bagi anak yang tidak mengalami hiperaktif walaupun mungkin sebagian orang tua merasa tdak menyayanginya karena rumah selalu dibuat berantakan oleh anak. Yang dapat dilakukan dalam cara mengatasi anak hiperaktif adalah dengan membuat rumah senyaman mungkin bagi si peenderita hiperaktif.

Jika orangtua tidak tahan terhadap tingkah laku dan perilaku hiperaktif anak, konsultasilah pada petugas kesehatan atau dokter. Jika anak didiagnosa menderita gangguan anak hiperaktif, cobalah berikat terapi cara mengatasi anak hiperaktif. Termasuk terapi yang memodifikasi tingkah lakunya, obat seperti Ritalin, atau juga dapat melalui makanan. Dapatkan bantuan dari kelompok penderita Hiperaktif yang mungkin ada dikota lain. Apakah ada makanan tertentu yang bisa menjadi pemicu terjadinya gangguan anak yang mengalami hiperaktif pada anak ini belum ada pembuktian. Namun tidak ada salahnya juga menghentikan pemberian makanan dan minuman yang diolah mengandung zat pewarna atau juga bahan pengawet. Terutama jika makanan atauu minuman tersebut dicurigai mempengaruhi tingkah lakunya. Coba hentikan pemberian makanan seperti tomat atau gula yang berlebihan.

Meski Anda sendiri juga tidak terlalu memahami apa yang disebut dengan disiplin, Anda juga dapat membantu anak dengan energy besar tersebut mengenai hal itu. Mulailah dengan mengikuti kumpulan orangtua tunggal di lingkungan Anda. Jika Anda tak dapat melakukannya, Anda bisa menanyakan kepada kepala sekolah diwilayah Anda. Cobalah menghubungi para orangtua yang tertarik juga untuk bergabung dalam perkumpulan tersebut. Ini akan sangat membantu dan member dukungan bagi Anda.

Posted in mengatasi anak hiperaktif | Tagged , , , , | Leave a comment