Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Gangguan hiperaktif pada anak atau yang biasa dikenal dengan istilah ADHD (ATTention Deficit/Hyperactivity Disorder) dalam dunia medis ini adalah suatu gangguan yang membuat anak sulit untuk memusatkan perhatian anak secara tepat yang sesuai dengan tahap perkembangan anak. Anak disebut hiperaktif,l ada tiga gejala utama yang nampak dalam suatu perilaku anak yaitu inatensi, hiperaktif san impulsive. Gejala ini bisa didiagnosis pada anak saat usia 1-2 tahun. Syarat dan juga kepastian adanya gangguan hiperaktif pada anak ini adalah gejalanya yang menetap selama minimal 6 bulan, dan terjadi juga sebelum anak berusia tujuh tahun dan terjadi di dua lingkungan yang berbeda. Cara mengatasi anak hiperaktif dapat dilakukan dengan terapi anak hiperaktif.

Jika si kecil mempunyai banyak gejala yang menunjukkan anak ini mengalami hiperaktif, coba carilah cara untuk menghadapi masalah tersebut. Perlakukan anak yang mengalami gangguan hiperaktif ini secara tegas, tetapi tidak kasar. Hukuman yang dilakukan secara terus menerus ini akan membuat hiperaktivitas anak menjadi bertambah parah. Anak juga memerlukan aktivitas yang rutin yang tidak berubah-ubah dan juga kasih sayang yang diberikan bagi anak yang tidak mengalami hiperaktif walaupun mungkin sebagian orang tua merasa tdak menyayanginya karena rumah selalu dibuat berantakan oleh anak. Yang dapat dilakukan dalam cara mengatasi anak hiperaktif adalah dengan membuat rumah senyaman mungkin bagi si penderita hiperaktif. Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Jika orangtua tidak tahan terhadap tingkah laku dan perilaku hiperaktif anak, konsultasilah pada petugas kesehatan atau dokter. Jika anak didiagnosa menderita gangguan anak hiperaktif, cobalah berikat terapi cara mengatasi anak hiperaktif. Termasuk terapi yang memodifikasi tingkah lakunya, obat seperti Ritalin, atau juga dapat melalui makanan. Dapatkan bantuan dari kelompok penderita Hiperaktif yang mungkin ada dikota lain. Apakah ada makanan tertentu yang bisa menjadi pemicu terjadinya gangguan anak yang mengalami hiperaktif pada anak ini belum ada pembuktian. Namun tidak ada salahnya juga menghentikan pemberian makanan dan minuman yang diolah mengandung zat pewarna atau juga bahan pengawet. Terutama jika makanan atauu minuman tersebut dicurigai mempengaruhi tingkah lakunya. Coba hentikan pemberian makanan seperti tomat atau gula yang berlebihan.

Meski Anda sendiri juga tidak terlalu memahami apa yang disebut dengan disiplin, Anda juga dapat membantu anak dengan energy besar tersebut mengenai hal itu. Mulailah dengan mengikuti kumpulan orangtua tunggal di lingkungan Anda. Jika Anda tak dapat melakukannya, Anda bisa menanyakan kepada kepala sekolah diwilayah Anda. Cobalah menghubungi para orangtua yang tertarik juga untuk bergabung dalam perkumpulan tersebut. Ini akan sangat membantu dan member dukungan bagi Anda.

Cara mengatasi anak hiperaktif jika Anda mempunyai anak hiperaktif dan menunjukkan gejala-gejala ank hiperaktif maka carilah cara yang tepat untuk membantu menghadapi masalah tersebut. Perlakukan anak dengan cara yang baik, dengan tegas, namun bukan dengan kekasaran. Jangan pernah memberikan hukuman dengan cara yang terus menerus karena ini malah akan membuat keadaan hiperaktifnya enjadi lebih parah. Kemudian dalam hal pengaturan kegiatan fisik mereka sehari-hari harus diatur dan jangan berubah-ubah. Selain itu berikanlah kasih sayang yang banyak kepada mereka walaupun mungkin kita sebagai orangtua merasa kesal dengan tingkahnya yang selalu membuat rumah menjadi berantakan.

Untuk anak yang hiperaktif sebaiknya aturlah dan buatlah suasana rumah menjadi senyaman mungkin. Jika Anda tidak kuat dengan tingkah laku anak, maka ingatlah jangan pernah memberikan hukuman yang keras. Cobalah untuk lakukan konsultasi ke dokter atua psikolog anak untuk membantu memberikan bimbingan kepada anak Anda dan untuk menentukan terapi apa yang cocok untuk mengatasi anak hiperaktif ini. Biasanya terapi yang diberikan merupakan terapi modifikasi pada tingkah laku, dan pemberian obat-obatan seperti Ritalin atau juga melalui pengaturan pola makan.

Dalam hal pemilihan jenis makanan, sebaiknya Anda mulai menghindari jenis makanan yang mengandung zat pengawet dan zat pewarna. Selain itu, hindari juga jenis makanan yang mengandung kalori yang tinggi dan juga makanan yang mengandung karbohidrat tinggi. Jangan berikan makanan yang mengandung gula dengan berlebihan karena hal ini malah akan meningkatkan dan membuat energi mereka menjadi semakin kuat dan anak malah akan menjadi lebih aktif.

Salah satu penyebab dari terjadinya hiperaktif adalah masalah alergi. Jika anak alergi dengan susu sapi, maka Anda bisa menggantinya dengan susu kedelai. Cara mengatasi anak hiperaktif harus sudah mulai dilakukan sejak dini untuk mencegah terjadinya masalah yang lebih serius di usia dewasa mereka nanti. Biasanya jika anak tidak dibimbing dengan baik akan menyebabkan mereka menjadi anak yang antisosial yang sering mengganggu orang lain dan lebih cepat marah, sering melemparkan sesuatuu dan juga tidak  bisa berlaku tenang misalnya hanya untuk duduk tenang saja mereka tidak akan bisa.

 Cara Mengatasi Anak Hiperaktif


=====================================

>>> VitaBrain Suplemen Herbal Alami Untuk Membantu Proses Pengobatan dan Pemulihan Otak Anak Hiperaktif, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in mengatasi anak hiperaktif and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>