Cara Mengatasi Anak Yang Hiperaktif

Cara Mengatasi Anak Yang Hiperaktif – Anak-anak yang mengalami gangguan pemusatan perharian (konsetrasi) dan keguatan berlebihan (hiperaktif) ini dalam dunia psikologis biasa disebut dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) atauu yang biasa dikenal dengan anak hiperaktif. Kejadian gangguan anak hiperaktif ini lebih banyak ditemukan pada anak laki-laki ketimbang anak perempuan. Dan sampai saat ini belum dapat dijelaskan oleh para ahli mengapa hal in bisa terjadi.

Cara Mengatasi Anak Yang Hiperaktif

Cara Mengatasi Anak Yang Hiperaktif

Biasanya anak yang mengalami masalah hiperaktivitas ini adalah anak yang berusia 4 sampai 14 tahun. ADHD yang dialami pada usia anak-anak juga bisa terbawa sampai usia dewasa, dan bahkan juga bisa sampai tua. Ada dua macam penyebab dari masalah hiperaktif pada anak yaitu faktor biologis dan juga faktor nonbiologis (lingkungan). Faktor biologisnya terjadi karena adanya kerusakan kecil yang terjadi diotak yang bisa membuat anak sulit memusatkan pikiran dan perhatian dan juga mengontrol aktivitas fisiknya. Cara mengatasi anak yang hiperaktif ini agak sulit karena secara fisik keruskana kecil pada orak ini tidak tampak pada diri si anak karena ia tidak pernah merasakan sakit.

Faktor nonbiologis lebih disebabkan juga pada pola asuh dan juga asupan makanan serta minuman yang biasa dikonsumsi anak sehari-haru. Ada yang membuktikan bahwa anak yang hiperaktif disebabkan pola atau kebiasaan tidur yang kurang baik dan masalah gangguan tidur. Selain itu, anak hiperaktif sering dihubungkan dengan makanan atau juga minuman yang banyak mengandung gula dan juga bahan yang mengandung kimia sebagai pewarna dan pengawetnya. Cara mengatasi anak yang hiperaktif ini adalah hendaknya kita bersikap hati-hati menghadapi anak yang aktivitas motoriknya berlebihan. Ada baiknya kita jangan dulu mengambil suatu kesimpulan bahwa anak tersebut mengalami gangguan hiperaktif hanya dengan meluhat perilaku anak yang susah tidur atau terlalu agresif.

Karena pada dasarnya anak yang sedang tumbuh perilakunya sering juga berlebihan dalam melakukan suatu aktivitas. Seringnya kita terlalu cepat mengambil kesimpulan bahwa anak tersebut mengalami hiperaktif, padahal sebenarnya kita hanya kurang toleran terhadap perilaku mereka saja. Apabila hal ini ditunjukkan pada si anak, kita perlu melakukan konsultasu dengan psikolog atau psikiater yang ahli dalam bidang ini. Bila psikolog atau psikiaternya telah mendiagnosa anak tersebut mengalami gangguan hiperaktif baru kita pertimbangkan terapi cara mengatasi anak yang hiperaktif apa yang perlu dilakukan. Ada dua macam terapi  pada amak yang mengalami masalah ADHD ini, yaitu terapi psikologis dan juga terapi obat.

Hendaknya usaha untuk mengatasi anak hiperaktif dilakukan sejauh mungkin menggunakan terapi psikologis yang melibatkan psikolog, anak dan orangtuanya. Dalam terapi ini psikolog akan mengajak orangtua melihat sejauh mana ketidaktoleran dan tidakmampunya orangtua dalam menghadapi anak yang mengalami masalah hiperaktif ini. Kemudian orangtua tersebut akan dibantu dan diajak untuk mengubah cara pandang mereka dengan cara memperlakukan anak dengan menerima mereka sesuai dengan keadaannya.

Mengatasi anak hiperaktif dilakukan dengan cara yang tepat maka akan bisa membantu menyembuhkan mereka dari masalah hiperaktif. Beberapa cara mengatasi anak yang hiperaktif adalah :

  1. Melatih kedisiplinan anak
    Mengajarkan sifat disiplin pada anak yang hiperaktif agar mereka bisa mengatur diri mereka dengan cara yang baik
  2. Jangan menghukum
    Jangan menghukum mereka dengan cara yang keras jia mereka melakukan kesalahan. Karena hal ini malah akan membuat keadaan anak menjadi lebih parah
  3. Menghindari predikat anak nakal pada anak Anda
    Karena biasanya anak yang hiperaktif adalah anak yang cenderung aktif dan juga sering melakukan kesalahan bukan berarti Anda harus mempredikatkan mereka sebagai anak yang nakal. Jangan pernah memberikan predikat kepada mereka bahwa mereka adalah anak yang nakal, anak yang malas, bodoh dan lain sebagainya. Karena biasanya hal ini malah akan membuat anak akan memperlakukan dirinya sebagai apa yang di cap tersebut.
  4. Mulailah untuk memahami kebiasaan anak
    Pada setiap terapi biasanya mempunyai keefektifan yang berbeda-beda. Anda harus menentukan sendiri terapi apa yang cocok untuk anak Anda.
  5. Melakukan pengulangan pembelajaran
    Mengatasi anak hiperaktif dengan cara mengajari anak sampai mereka bosan dan dilakukan dengan terus menerus dan berulang kali dengan cepat agar bisa mereka pelajari dan ingat lagi.
  6. Memberikan pujian
    Mengatasi anak hiperaktif Jangan pernah mengatakan di depan orang-orang bahwa anak Anda merupakan anak yang nakal, terlebih jika anak kita sedang berada bersama kita.
  7. Memilihkan jenis makanan yang sesuai dengan kebutuhan anak
    Kebutuhan anak hiperaktif dalam hal makanan tidak ada bedanya dengan anak yang normal, namun harus Anda ketahui bahwa makanan yang mengandung kalori berlebih seperti makanan gula dan karbohidrat bisa membuat mereka menjadi lebih aktif lagi. Sebaiknya Mengatasi anak hiperaktif hindari jenis makanan yang mengandung karbihidrat tinggi, karena semakin tinggi kadar kalori di dalam tubuh mereka akan semakin aktif juga mereka dalam melakukan kegiatan fisiknya.

 Cara Mengatasi Anak Yang Hiperaktif


=====================================

>>> VitaBrain Suplemen Herbal Alami Untuk Membantu Proses Pengobatan dan Pemulihan Otak Anak Hiperaktif, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in mengatasi anak hiperaktif and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *